Jusuf Kalla, selalu berkelit jika dihubungkan dengan aksi kudeta.

Jusuf Kalla Bermanuver untuk Lakukan Kudeta (2)

By: Budi Santoso

Menanggapi langkah Wapres Muhammad Jusuf Kalla, yang melakukan maneuver pendekatan denmgan ormas Islam yang melakukan demo saat Pilkada DKI lalu, membuat barisan PDIP berjaga-jaga. SEjumlah maneuver tandingan juga dilakukan.

Menteri Tjahjo pun langsung melakukan manuver serangan balik. Ia meminta agar pihak yang selama ini menggulingkan Presiden Joko Widodo untuk bersabar. Maksud dari Tjahjo tak lain kepada JK untuk bersabar menanti digelarnya Pemilu Presiden berikutnya.

Ia juga meminta pihak yang ingin menjadi presiden itu untuk ikut menjaga mekanisme pemilihan presiden yang telah berjalan secara demokratis. “Ikuti mekanisme pilpres, sistem yang kita jaga adalah sistem presidensial lima tahunan yang kita jaga secara demokratis,” ujar Tjahjo.

Akan tetapi JK tahu jika menunggu Pilpres, bisa dipastikan ia tergusur tanpa bisa melawan. Partai Golkar yang selama ini menjadi tunggangannya seperti di Pilpres 2009, sudah tak mendukungnya lagi. Partai Golkar juga sudah dikuasai oleh Setya Novanto dkk. yang secara tradiosinal berbeda faksi dengan JK.

Jokowi sendiri, sudah memiliki hubungan mesra dengan Partai Golkar lantaran Setya Novanto pada pertengahan tahun 2016 sudah mendeklarasikan diri untuk mengusung Jokowi di Pilpres 2019. Ambisi JK untuk menguasai Golkar kini sudah sulit.

Jusuf Kallah, terus berusaha membuat Jokowi mendapatkan deligitimasi dari rakyat.

Jusuf Kallah, terus berusaha membuat Jokowi mendapatkan deligitimasi dari rakyat.

Jika tak didukung Golkar, bisa dipastikan karier politik JK akan segera kiamat. Dia sudah dua kali menjadi  wakil presiden, Sekali mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono dan saat ini saat mendampingi Jokowi. Padahal jika JK bisa menguasai Golkar, ada wacana ia akan menggandeng Agus Harimurti Yudhoyono, putra SBY dan dukungan Partai Demokrat untuk maju menantang Jokowi di Pilpres 2019. Sayang Golkar sudah dibawa Setya Novanto ke Jokowi.

Fakta ini harus memaksa JK untuk memutar otaknya. Skenario Pertama, ia harus melemahkan posisi Jokowi dihadapan masyarakat terutama umat Islan di Indonesia. Serangkaian isu komunis, antek China dan kafir coba diangkat untuk Jokowi.

Selanjutnya, JK harus melemahkan posisi Partai Golkar dan PDIP. Skenario itu mulai dibangun dengan mendesak KPK berperang dengan dua partai politik besar itu. Salah satu kancah perang paling strategis adalah kasus e-KTP.

Dalam kasus e-KTP, banyak kader dan petinggi partai Golkar dan PDIP terkena imbasnya. Sementara jika ada kader Partai Demokrat yang terkena imbas di e-KTP, mereka hanya orang yang sudah dibuang. Sementara untuk menghalangi terendusnya kasus e-KTP menuju SBY atau Cikeas, maka Gamawan Fauzi harus diamankan untuk tidak dijadikan Terdakwa.

Begitulah kira-kira tysrategi JK dalam usahanya menjadi pemimpin di Indonesia. Meski sangat licik dan kejam, strategi itu tetap dijalankan agar ambisnya tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori

Arsip Berita

Newsletter

Sumber berita yang hangat dan terpercaya bagi siapa saja yang menyukai teori konspirasi.

Jl. Asia Afrika no. 1 Jakarta

021 7777 8899

jusufkurdi@gmail.com

Kalender

April 2017
M T W T F S S
     
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
Back to Top